"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 14:1, 7-14;

Luk 14:1
Pada suatu hari Sabat Yesus datang ke rumah salah seorang pemimpin dari orang-orang Farisi untuk makan di situ. Semua yang hadir mengamat-amati Dia dengan saksama.
Luk 14:7
Karena Yesus melihat, bahwa tamu-tamu berusaha menduduki tempat-tempat kehormatan, Ia mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:
Luk 14:8
"Kalau seorang mengundang engkau ke pesta perkawinan, janganlah duduk di tempat kehormatan, sebab mungkin orang itu telah mengundang seorang yang lebih terhormat dari padamu,
Luk 14:9
supaya orang itu, yang mengundang engkau dan dia, jangan datang dan berkata kepadamu: Berilah tempat ini kepada orang itu. Lalu engkau dengan malu harus pergi duduk di tempat yang paling rendah.
Luk 14:10
Tetapi, apabila engkau diundang, pergilah duduk di tempat yang paling rendah. Mungkin tuan rumah akan datang dan berkata kepadamu: Sahabat, silakan duduk di depan. Dan dengan demikian engkau akan menerima hormat di depan mata semua tamu yang lain.
Luk 14:11
Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."
Luk 14:12
Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia: "Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya.
Luk 14:13
Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.
Luk 14:14
Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar."
---------

Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan

Saudaraku,
Injil memandang kesombongan dengan cara yang sedikit berbeda.
Kisahnya hampir seperti perumpamaan hikmat, di mana Yesus memberikan nasihat praktis untuk berperilaku di tengah orang-orang yang ingin ditinggikan atau dihormati.
"Pergilah duduk di tempat yang paling rendah".
Ada sebuah ungkapan: "Dia yang terpuruk tak perlu takut jatuh."
Ketika kita bersikap rendah hati, ada peluang untuk diangkat.
Ketika kita mengambil tempat terhormat, tuan rumah mungkin saja sudah memikirkan tempat duduk itu untuk orang lain dan kemudian kita merasa malu.

Saudaraku,
Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita: "Barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan." Anak-anak tentu saja selalu ingin "lebih dari yang lain", itu wajar.
Bahkan terkadang mengarah pada perilaku yang nakal.
Namun mata kita masih melihat, orang dewasa yang masih, berperilaku seperti anak-anak.
Tuhan Yesus adalah teladan kerendahan hati yang sempurna.
Ia menghendaki kita juga sempurna.
Maka kita harus menjadi apa yang Tuhan Yesus inginkan, dalamn pikiran dan perbuatan.

Saudaraku,
pertama-tama, kita harus berdoa memohon pertobatan hati kita sendiri, agar kita dapat terbuka terhadap apa pun yang Tuhan Yesus ingin kita lakukan.
Kita juga harus berdoa memohon kekuatan bagi saudara-saudari kita seiman.
Supaya kita semua sungguh-sungguh ambil bagian dalam pengilahian.
Mengapa demikian?
Sebab manusia itu cinta diri, sangat sulit untuk merendahkan diri.
Tanpa Roh Kudus, sangat sulit untuk hidup dalam kerendahan hati.
Setiap usaha untuk rendah hati, pada akhirnya hanyalah kepura-puraan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 31 Agustus 2025

Tuhan Yesus
Engkau teladan kerendahan hati yang sempurna
Kami mohon ubahlah hati kami menjadi seperti hatiMu
Dan bebaskanlah kami dari semua keinginan-keinginan yang tidak teratur

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 25:14;

Mat 25:14
"Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka.
Mat 25:15
Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.
Mat 25:16
Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.
Mat 25:17
Hamba yang menerima dua talenta itupun berbuat demikian juga dan berlaba dua talenta.
Mat 25:18
Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
Mat 25:19
Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu mengadakan perhitungan dengan mereka.
Mat 25:20
Hamba yang menerima lima talenta itu datang dan ia membawa laba lima talenta, katanya: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.
Mat 25:21
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Mat 25:22
Lalu datanglah hamba yang menerima dua talenta itu, katanya: Tuan, dua talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba dua talenta.
Mat 25:23
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.
Mat 25:24
Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
Mat 25:25
Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
Mat 25:26
Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
Mat 25:27
Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku menerimanya serta dengan bunganya.
Mat 25:28
Sebab itu ambillah talenta itu dari padanya dan berikanlah kepada orang yang mempunyai sepuluh talenta itu.
Mat 25:29
Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
Mat 25:30
Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."
---------

Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya

Saudaraku,
kita masing-masing sebagai anggota Gereja itu, ada beberapa tugas sederhana namun penting dalam kehidupan Kristiani kita.
Tugas-tugas itu bermuara pada mengasihi Allah dan mengasihi sesama.
Kita mengasihi Allah dengan menaati perintah-perintah-Nya, mempelajari jalan-jalan-Nya dan beribadah dengan benar.
Kita mengasihi sesama tentu saja dengan berbagi dengan orang miskin, tetapi ada juga kewajiban untuk mewartakan Injil melalui cara hidup kita.
Tuhan Yesus berkata, "Pergilah, beritakanlah Injil kepada semua bangsa dan baptislah mereka."
Di akhir setiap Misa, kita menerima berkat perutusan: "Pergilah dalam damai dan beritakanlah Injil."

Saudaraku,
apa yang terjadi pada putra ketiga juga bisa terjadi pada kita.
Kita melihat apa yang orang lain lakukan dan mengagumi ketika mereka berhasil dan tidak suka ketika mereka berbuat buruk.
Seringkali kita memikirkan apa yang tidak kita miliki dan apa yang tidak bisa kita lakukan.
Kita lupa apa yang kita miliki dan kebaikan yang bisa kita lakukan.
Kita berdalih bahwa kita memiliki lebih sedikit daripada yang dimiliki orang lain dan meratapi bahwa kita tidak memiliki hal yang sama.
Kita hampir tidak menyadari bahwa setiap orang telah menerima gelas dengan ukuran berbeda, tetapi semuanya terisi.
Kita kadang berpikir apakah apa yang kita lakukan akan dihargai dan dikagumi oleh orang lain atau tidak.
Kita memiliki begitu banyak hambatan batin dan pertimbangan sadar serta kebutuhan sebelum kita mulai memanfaatkan bakat dan talenta kita untuk melayani orang lain.
Karena jika semua konsentrasi kita tertuju pada diri sendiri, kita akhirnya hanya menggunakan sedikit bakat dan talenta kita dan akhirnya justru kehilangan.

Saudaraku,
penting untuk menyadari bahwa kita hanyalah hamba dari karunia kita sendiri yang telah diberikan oleh alam dan Tuhan.
Kasih karunia Tuhan membalikkan pusat dan tujuan hidup kita dari diri kita sendiri kepada sesama.
Imbalannya adalah kepercayaan yang lebih besar yang kita terima dari "Sang Pemberi".
Penting untuk menyadari bahwa banyak keuntungan dari perbuatan baik kita tidak selalu kembali kepada kita.
Bagaimanapun, semua itu adalah keuntungan dari perbuatan baik kita.
Itulah satu-satunya jalan menuju pertumbuhan batin pribadi kita dan untuk menerima anugerah yang lebih besar dari Tuhan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 30 Agustus 2025

Tuhan Yesus
Kami mohon berilah kami hati yang memberi
Dan kuasailah hati dan pikiran kami dengan kehendak dan belas kasihMu
Hidup kami adalah milikMu
Pakailah sesuai dengan rencanaMu

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

 

Injil Markus 6:17-29;

ayat 17-25;

Mrk 6:17
Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya, karena Herodes telah mengambilnya sebagai isteri.
Mrk 6:18
Karena Yohanes pernah menegor Herodes: "Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!"
Mrk 6:19
Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaksud untuk membunuh dia, tetapi tidak dapat,
Mrk 6:20
sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia.
Mrk 6:21
Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarny perwira-perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea.
Mrk 6:22
Pada waktu itu anak perempuan Herodias tampil lalu menari, dan ia menyukakan hati Herodes dan tamu-tamunya. Raja berkata kepada gadis itu: "Minta dari padaku apa saja yang kauingini, maka akan kuberikan kepadamu!",
Mrk 6:23
lalu bersumpah kepadanya: "Apa saja yang kauminta akan kuberikan kepadamu, sekalipun setengah dari kerajaanku!"
Mrk 6:24
Anak itu pergi dan menanyakan ibunya: "Apa yang harus kuminta?" Jawabnya: "Kepala Yohanes Pembaptis!"
Mrk 6:25
Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta: "Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!"
----------

Karena Yohanes pernah menegor Herodes: "Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!"

Saudaraku,
istrinya yang tidak sah, Herodias, bukanlah seorang pengecut.
Ia menginginkan Herodes dan berhasil mendapatkannya.
Namun, ia juga berhasil mendapatkan pengkhotbah yang menjengkelkan ini, Yohanes, yang dengan imannya menyinari kebenaran atas perzinahan mereka. Maka ia menggunakan putrinya sendiri untuk membujuk Herodes agar bersumpah dan mengira ia telah membungkam Yohanes Pembaptis.

Saudaraku,
“Iman lahir dari perjumpaan dengan Allah yang hidup", yang memanggil kita dan menyatakan kasih-Nya, kasih yang mendahului kita dan yang dapat kita andalkan untuk mendapatkan rasa aman dan untuk membangun hidup kita.
Ditransformasikan oleh kasih ini, kita memperoleh visi yang segar, "mata baru untuk melihat" dan kita menyadari bahwa iman mengandung janji pemenuhan yang besar dan bahwa visi masa depan terbuka di hadapan kita.
Iman, yang diterima dari Allah sebagai anugerah supernatural, menjadi terang bagi jalan kita, membimbing perjalanan kita melintasi waktu.
Disatu sisi, iman adalah terang yang datang dari masa lalu, terang dari ingatan mendasar tentang kehidupan Tuhan Yesus yang mengungkapkan kasihNya yang sepenuhnya dapat dipercaya, kasih yang mampu mengalahkan maut.
Kristus telah bangkit dan membebaskan kita dari maut, iman juga merupakan terang yang datang dari masa depan dan membuka cakrawala luas di hadapan kita yang membimbing kita melampaui diri kita sendiri menuju persekutuan yang luas didalam Kristus.
Kita menjadi sadar bahwa iman tidak berdiam dalam bayangan dan kegelapan, iman adalah terang bagi kegelapan kita.
Terang yang "menegor kita" disaat timbul keinginan-keinginan yang tidak teratur.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 29 Agustus 2025

Tuhan Yesus
Kami percaya dengan berbagai cara Engkau memelihara iman kami
Kami sadar tanpa iman, kami pasti tersesat
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup setia dalam iman
Supaya kami tidak mudah disesatkan oleh tipu daya keinginan-keinginan yang tidak teratur

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Matius 24:42-51;

Mat 24:42
Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.
Mat 24:43
Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
Mat 24:44
Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga."
Mat 24:45
"Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?
Mat 24:46
Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
Mat 24:47
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.
Mat 24:48
Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya:
Mat 24:49
Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk,
Mat 24:50
maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya,
Mat 24:51
dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi."
----------

Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang

Saudaraku,
Tuhan Yesus kembali menyatakan bahwa ada surga dan neraka dan keputusan yang kita buat dalam hidup ini akan menentukan di mana kita akan menghabiskan kekekalan.
Setia itu mahal.
Abraham harus menyerahkan putra tunggalnya.
Daniel harus dilempar ke gua singa.
Sadrakh, Mesakh, dan Abednego harus dilempar ke dalam tungku api.
Stefanus harus dirajam.
Petrus harus mati sebagai martir.
Paulus harus kehilangan nyawanya.

Saudaraku,
Kita tidak boleh membiarkan diri kita terjerumus ke dalam imajinasi yang sia-sia.
Sebaliknya, kita harus menawan pikiran kita dengan taat di dalam Kristus.
Setia itu mahal, Abraham harus menyerahkan anaknya, Daniel harus dilempar ke gua singa, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego harus dilempar ke dalam tungku api, Stefanus harus dirajam, Petrus harus mati sebagai martir dan Paulus harus kehilangan nyawanya.
Perumpamaan ini mengajarkan kita tentang tanggung jawab kita sebagai pengikut Tuhan Yesus.
Beberapa pengikut menerima hak istimewa yang lebih besar daripada yang lain, tetapi juga dibebani dengan tanggung jawab yang lebih besar.
Karena setiap orang diberi tugasnya sendiri dalam melayani Tuhan.
Tidak seorang pun dikecualikan atau dikesampingkan dan setiap orang bertanggung jawab kepada Tuhan Yesus.
Maka sikap kita hendaknya, melakukan segala sesuatu tanpa bersungut-sungut dan mempertanyakan, supaya kita menjadi anak-anak Allah yang tidak bercacat dan tidak bersalah.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 28 Agustus 2025

Tuhan Yesus
Kami nohon rahmat kekuatan supaya terangMu tetap menyala di hati dan pikiran kami
Belas kasihMu menjadi kekuatan kami
Dan sabdaMu yang senantiasa menghibur dan menerangi langkah kami
Supaya apabila saat itu tiba, Engkau dapati kami setia

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa

Injil Lukas 7:11-17;

Luk 7:11
Kemudian Yesus pergi ke suatu kota yang bernama Nain. Murid-murid-Nya pergi bersama-sama dengan Dia, dan juga orang banyak menyertai-Nya berbondong-bondong.
Luk 7:12
Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu.
Luk 7:13
Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: "Jangan menangis!"
Luk 7:14
Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!"
Luk 7:15
Maka bangunlah orang itu dan duduk dan mulai berkata-kata, dan Yesus menyerahkannya kepada ibunya.
Luk 7:16
Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya."
Luk 7:17
Maka tersiarlah kabar tentang Yesus di seluruh Yudea dan di seluruh daerah sekitarnya.
--------

Hai anak muda, Aku berkata kepadamu, bangkitlah!

Saudaraku,
saya percaya bahwa kembalinya anak laki-laki itu dari kematian disertai dengan kisah harapan.
Dengan membangkitkannya dari kematian, Tuhan Yesus telah membuka jendela harapan bagi jutaan jiwa yang telah menjalani kehidupan yang baik,
Anak laki-laki itu pada akhirnya akan mati lagi.
Namun Kebangkitan yang Tuhan Yesus bawa melalui penderitaan dan kematian-Nya, yang dibagikan kepada jutaan orang di seluruh dunia, yang dilahirkan kembali dalam baptisan, akan menjadi keilahian yang permanen, suatu keikutsertaan dalam kehidupan Tritunggal yang tak terkalahkan.
Hidup yang kekal.

Saudaraku,
oleh karena penderitaan, wafat dan kebangkitan Allah-manusia, Tuhan kita, pengampunan dosa, penyembuhan dan kehidupan kekal yang penuh berkat di hadirat Allah tersedia bagi setiap manusia.
Gereja berdiri sebagai perwujudan kehadiran Kristus yang menebus di dunia ini.
Pelayanannya sama dibutuhkannya saat ini seperti dua ribu tahun yang lalu.
Di akhir setiap Misa, imam atau diakon menyampaikan misi mingguan: pergilah dan wartakan Injil, semua kemudian mengambil "energi spiritual" yang diberikan kepada kita dalam Ekaristi dan sebisa mungkin membagikannya kepada setiap orang dalam kehidupan kita.

Saudaraku,
meskipun Tuhan Yesus berpesan kepada perempuan itu untuk tidak menangis, menurut saya ia meneteskan air mata sukacita ketika anaknya bangkit.
Rasanya seperti ia juga telah dibangkitkan dari kematian bersama-Nya.
Kitapun telah mengalami kebangkitan didalam Kristus, kita tidak hanya diberikan hidup yang baru namun juga diberikan "Penolong" yaitu Roh Kudus yang hiduo dan bergerak dalam hidup kita.
Oleh karena itu marilah kita hidup dalam ketaatan dan kekudusan.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 27 Agustus 2025

Tuhan Yesus
Engkau jadikan kami ciptaan baru
Engkaupun memberikan Roh Penolong supaya kami setia hidup dalam ketaatan
Kami mohon ampunilah setiap keluh kesah kami
Ampunilah jika Kau dapati kami kurang percaya
Dan setiap hari berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup dalam kebangkitan

Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa