Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 5:33-39;
Luk 5:33
Orang-orang Farisi itu berkata pula kepada Yesus: "Murid-murid Yohanes sering berpuasa dan sembahyang, demikian juga murid-murid orang Farisi, tetapi murid-murid-Mu makan dan minum."
Luk 5:34
Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat mempelai laki-laki disuruh berpuasa, sedang mempelai itu bersama mereka?
Luk 5:35
Tetapi akan datang waktunya, apabila mempelai itu diambil dari mereka, pada waktu itulah mereka akan berpuasa."
Luk 5:36
Ia mengatakan juga suatu perumpamaan kepada mereka: "Tidak seorangpun mengoyakkan secarik kain dari baju yang baru untuk menambalkannya pada baju yang tua. Jika demikian, yang baru itu juga akan koyak dan pada yang tua itu tidak akan cocok kain penambal yang dikoyakkan dari yang baru itu.
Luk 5:37
Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan kantong itupun hancur.
Luk 5:38
Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula.
Luk 5:39
Dan tidak seorangpun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur yang tua itu baik."
--------
Murid-murid Yohanes sering berpuasa dan sembahyang, demikian juga murid-murid orang Farisi, tetapi murid-murid-Mu makan dan minum
Saudaraku,
orang-orang Yahudi mengabdikan diri pada adat istiadat lama yang telah mereka anut selama bertahun-tahun.
Mereka sangat enggan untuk beralih ke ajaran baru.
Mereka lebih menyukai cara-cara lama karena lebih baik bagi mereka dan mereka telah minum dari tradisi dan ajaran mereka selama beberapa abad.
Dengan demikian, anggur tua merupakan metafora untuk ajaran lama.
Ajaran Tuhan Yesus sebagai anggur baru karena ajaran tersebut sangat berbeda dari apa yang telah dijalani orang-orang Yahudi selama bertahun-tahun.
Tuhan Yesus berkata tidak seorangpun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur yang tua itu baik.
Orang-orang Yahudi lebih menyukai tradisi lama mereka daripada tradisi baru yang dibawa Tuhan Yesus.
Saudaraku,
jangan biarkan pola dunia ini membentuk kita ke dalam cetakannya, mendikte kita bagaimana kita harus berpikir dan memberi tahu kita bagaimana berperilaku.
Biarkan Tuhan Yesus yang mengatur langkah kita.
Kita adalah ciptaan baru didalam Tuhan Yesus dan itu berarti hidup didalam Kristus.
Terlebih Roh Kudus menuntun kita ke dalam kebenaran dan pemikiran baru.
Janganlah menghalangi karya Roh Kudus.
Dan masuklah ke dalam lambung Tuhan Yesus Kristus yang terbuka itu, kita memperoleh perlindungan yang aman.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 5 September 2025
Tuhan Yesus
Engkau tidak membiarkan kami sendirian
Engkau memberikan kepada kami Roh Kudus, yang menuntun dan yang menyucikan
Kami mohon rahmat kekuatanMu untuk setia hidup dalam ketaatan
Dan menjalankan kewajiban-kewajiban kami sebagai anak-anak Allah
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 5:1-11;
Luk 5:1
Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah.
Luk 5:2
Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya.
Luk 5:3
Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.
Luk 5:4
Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."
Luk 5:5
Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."
Luk 5:6
Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.
Luk 5:7
Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.
Luk 5:8
Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa."
Luk 5:9
Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap;
Luk 5:10
demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: "Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia."
Luk 5:11
Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.
--------
Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa
Saudaraku,
sepanjang sejarah, kerendahan hati merupakan salah satu keutamaan dengan kejujuran sempurna.
Masalah dalam kebanyakan kehidupan manusia justru ada di dalam dirinya sendiri.
Sebab manusia selalu ingin dihargai, entah apapun itu, perbuatan besar atau kecil.
Saudaraku,
dengan sangat jelas Injil mengajarkan kepada kita, menghindari kejahatan saja tidak cukup.
Jika kita ingin hidup di hadirat Allah, kita harus hidup dalam kerendahan hati.
Doa memulihkan hubungan kita dengan Tuhan dan membangun relasi yang intim denganNya.
Dan jika kita selalu hidup dalam kehadiranNya, tidak mungkin timbul keinginan untuk berbuat dosa.
Sadari selalu, kita akan selalu diserang oleh musuh.
Setiap hari, awali dengan doa dan ucapan syukur.
Berdoalah sesering mungkin, di siang hari dengan doa-doa kecil, misalnya: "Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah, kasihanilah aku, orang berdosa ini."
Bukalah diri kepada Dia yang ingin mengisi jiwa kita.
Iman telah membawa kita kepada terang dan lahir baru dalm kehidupan ilahi, sebuah pengalaman baru dan visi keberadaan yang siap memberikan kesaksian sampai akhir.
Para martir menghadapi kematian, tetapi mereka tidak berpaling dari iman mereka sebagaimana mereka tidak menyangkal ibu mereka. Kiranya Allah menganugerahkan kepada kita iman dan kesediaan untuk bersaksi tentang Kristus dan Gereja-Nya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 4 September 2025
Tuhan Yesus
Engkau Guru kerendahan hati yang sempurna
Kami mohon rahmat kekuatanMu untuk menyingkirkan pikiran-pikiran yang sombong
Dan bimbinglah kami untuk mengenal diri sendiri
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 4:38-44;
Luk 4:38
Kemudian Ia meninggalkan rumah ibadat itu dan pergi ke rumah Simon. Adapun ibu mertua Simon demam keras dan mereka meminta kepada Yesus supaya menolong dia.
Luk 4:39
Maka Ia berdiri di sisi perempuan itu, lalu menghardik demam itu, dan penyakit itupun meninggalkan dia. Perempuan itu segera bangun dan melayani mereka.
Luk 4:40
Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepada-Nya orang-orang sakitnya, yang menderita bermacam-macam penyakit. Iapun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing dan menyembuhkan mereka.
Luk 4:41
Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak: "Engkau adalah Anak Allah." Lalu Ia dengan keras melarang mereka dan tidak memperbolehkan mereka berbicara, karena mereka tahu bahwa Ia adalah Mesias.
Luk 4:42
Ketika hari siang, Yesus berangkat dan pergi ke suatu tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mencari Dia, lalu menemukan-Nya dan berusaha menahan Dia supaya jangan meninggalkan mereka.
Luk 4:43
Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Juga di kota-kota lain Aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus."
Luk 4:44
Dan Ia memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat di Yudea.
--------
Ketika matahari terbenam, semua orang membawa kepada-Nya orang-orang sakitnya, yang menderita bermacam-macam penyakit
Saudaraku,
banyak hukum Tuhan diberikan sebagai sarana untuk meningkatkan keutuhan dan kesehatan di antara umat-Nya, untuk menjaga mereka tetap aman sebelum mereka mengetahui apa pun tentang kuman, penyakit dan psikologi.
Tuhan memiliki hukum makanan yang memiliki ketentuan tentang jenis makanan apa yang bisa mereka makan dan apa yang tidak bisa mereka makan. Tuhan memberikan instruksi khusus tentang apa yang harus dilakukan dengan penyakit kulit, bagaimana menemukan pembersihan dan mengarantina diri. Tuhan memiliki hukum moral yang melarang praktik seksual kecuali dengan pasangan, supaya terhindar dari penyakit menular seksual, ia menciptakan perilaku kekudusan, bagaimana berperilaku apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan, seperti Sepuluh Perintah Allah.
Jika seseorang mengikuti semua perintah Tuhan, ia akan mengalami kesehatan dan keutuhan dalam pikiran, tubuh, jiwa dan hubungan dengan orang lain.
Sayangnya, sama seperti seseorang mengabaikan nasihat dokter, banyak orang cenderung mengabaikan perintah Tuhan.
Injil mengatakan bahwa ketidaktaatan kita terhadap perintah Tuhan memisahkan kita dari-Nya, secara fisik kita melukai tubuh kita, secara emosional kita merusak pikiran kita dan secara relasional kita terpisah dari Tuhan.
Saudaraku,
bagian kita adalah berdoa dan sungguh-sungguh percaya bahwa Tuhan pasti memberikan yang terbaik kepada kita.
Doa adalah dasar dari bangunan rohani, doa selalu mahakuasa.
Ada banyak cara untuk menghidupkan doa-doa kita dan menggelorakan puji sukur kepadaNya.
Jika Dia memilih untuk tidak melakukannya, maka percayalah rencanaNya selalu terbaik bagi setiap orang yang mengasihiNya.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 3 September 2025
Allah Bapa kami
Didalam Tuhan Yesus PuteraMu, kami mengalami kesembuhan, sukacita dan belas kasih
Engkau memelihara kami dengan belas kasih dan kuasaMu
Kami mohon rahmat kekuatan untuk hidup taat kepada ketetapan-ketetapanMu
Sebab kami percaya rencanaMu yang terbaik dan ENgkau yang berkuasa atas hari esok
Dengan perantaraan Tuhan Yesus Kristus dan dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Sekarang dan sepanjang segala masa
Injil Lukas 4:31-37;
Luk 4:31
Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat.
Luk 4:32
Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa.
Luk 4:33
Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras:
Luk 4:34
"Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah."
Luk 4:35
Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan itupun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya.
Luk 4:36
Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: "Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan merekapun keluar."
Luk 4:37
Dan tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu.
--------
Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa
Saudaraku,
jadi permenungan kita apakah kita memercayai kisah-kisah mukjizat Tuhan Yesus?
Saya yakin kita semua menjawab ya.
Namun, pertanyaan kedua adalah: bagaimana kita menanggapi mukjizat-mukjizt itu?
Pertanyaan selanjutnya: apakah keyakinan itu mendorong kita untuk berusaha mengikuti teladan-Nya dan hidup kita menjadi kabar baik bagi setiap orang dalam kehidupan kita?
Saudaraku,
Tuhan Yesus datang ke dunia, untuk hidup di antara kita sebagai salah satu dari kita, untuk wafat dan bangkit kembali agar kita dapat dibawa kembali kepada Allah.
Ia juga datang untuk memanggil umat-Nya yang percaya kepada-Nya dan mengasihi-Nya *hingga mereka mau melakukan apa yang Ia perintahkan*.
Lalu permenungannya: apakah kita mengikuti teladan Tuhan Yesus?
Apakah kita membawa kabar baik kepada orang miskin, memulihkan penglihatan bagi orang yang buta rohani, membebaskan mereka yang terbelenggu? Ini adalah pertanyaan bagi kita masing-masing sebagai individu dan bagi kita semua sebagai Gereja.
Apa yang kita lakukan untuk membawa setiap orang di kehidupan kita, supaya mengalami kerajaan Allah?
Jika kita tidak melakukan itu, maka kepercayaan kita menjadi sia-sia, tidak lebih baik daripada kepercayaan roh-roh jahat yang mengenali Tuhan Yesus apa adanya.
Saudaraku,
dengan teladan yang baik, ditaburkan benih yang baik.
Ingatlah bahwa kita telah mendengarkan pengajaranNya dan kuasa Tuhan Yesus ada dalam diri setiap orang yang percaya.
Kita dalah rasul-rasul baru di zaman ini.
Marilah kita hidup dalam pengajaranNya dan dalam setiap perkataanNya.
Percayalah hidup kita pasti akan membawa keajaiban.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 2 September 2025
Tuhan Yesus pengajaran dan perkataanMu, hidup dalam kehidupan kami
Kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup dalam ketaatan
Kami percaya keajaiban pasti terjadi
Dan kuasaMu nyata dalam kehidupan kami
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Lukas 14:16-30;
Luk 14:16
Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Ada seorang mengadakan perjamuan besar dan ia mengundang banyak orang.
Luk 14:17
Menjelang perjamuan itu dimulai, ia menyuruh hambanya mengatakan kepada para undangan: Marilah, sebab segala sesuatu sudah siap.
Luk 14:18
Tetapi mereka bersama-sama meminta maaf. Yang pertama berkata kepadanya: Aku telah membeli ladang dan aku harus pergi melihatnya; aku minta dimaafkan.
Luk 14:19
Yang lain berkata: Aku telah membeli lima pasang lembu kebiri dan aku harus pergi mencobanya; aku minta dimaafkan.
Luk 14:20
Yang lain lagi berkata: Aku baru kawin dan karena itu aku tidak dapat datang.
Luk 14:21
Maka kembalilah hamba itu dan menyampaikan semuanya itu kepada tuannya. Lalu murkalah tuan rumah itu dan berkata kepada hambanya: Pergilah dengan segera ke segala jalan dan lorong kota dan bawalah ke mari orang-orang miskin dan orang-orang cacat dan orang-orang buta dan orang-orang lumpuh.
Luk 14:22
Kemudian hamba itu melaporkan: Tuan, apa yang tuan perintahkan itu sudah dilaksanakan, tetapi sekalipun demikian masih ada tempat.
Luk 14:23
Lalu kata tuan itu kepada hambanya: Pergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang, yang ada di situ, masuk, karena rumahku harus penuh.
Luk 14:24
Sebab Aku berkata kepadamu: Tidak ada seorangpun dari orang-orang yang telah diundang itu akan menikmati jamuan-Ku."
Luk 14:25
Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka:
Luk 14:26
"Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
Luk 14:27
Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.
Luk 14:28
Sebab siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu?
Luk 14:29
Supaya jikalau ia sudah meletakkan dasarnya dan tidak dapat menyelesaikannya, jangan-jangan semua orang yang melihatnya, mengejek dia,
Luk 14:30
sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya.
---------
Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku
Saudaraku,
"memikul salib" adalah "disiplin pribadi" yang mencakup penderitaan dan penyangkalan diri.
Hal ini serupa dengan “membenci hidup sendiri”, yang berarti menyangkal diri untuk menundukkan pikiran manusiawi kepada pikiran Tuhan, kepada kehendak-Nya, rencana-Nya dan tujuan-Nya, untuk memiliki hubungan yang intim, instruktif dan "meniru" Sang Guru, Tuhan Yesus.
Perlu diingat bahwa dalam bahasa Aram, benci tidak selalu merupakan kata yang mengandung perasaan, melainkan kata yang menunjukkan prioritas.
Ketika Tuhan Yesus menjadi pusat kehidupan kita, kita akan menjadi pasangan, putra atau putri dan teman yang lebih baik bagi diri kita sendiri, Tetapi hanya jika kita memilih kesetiaan tertinggi, mengikuti kehendak-Nya sebagai murid di dalam dan melalui Kristus, Tuhan kita.
Saudaraku,
Tuhan Yesus memerintahkan kita untuk memandang rendah segala sesuatu, bahkan diri kita sendiri, dibandingkan diri-Nyai.
Dia adalah Tuhan dalam wujud manusia, menuntut ketaatan dan kasih kita sepenuhnya.
Kita harus memikul salib kita sendiri dan mengikuti-Nya di jalan menuju Kalvari, mati bagi diri kita sendiri sebagaimana Dia wafat, untuk keselamatan kita.
Dia menginginkan segalanya.
Dia ingin kita tidak menahan apa pun.
Kita sedang membangun sebuah struktur, sebuah Gereja dari batu-batu hidup, yang menuntut kita masing-masing untuk menyerahkan segalanya kepadanya.
Jika ada sesuatu yang dibutuhkan yang belum kita miliki, kita harus meminta Kristus untuk membantu kita menemukannya dan menerapkannya pada tugas tersebut.
Kita akan berperang melawan musuh Setan, sebuah budaya maut yang ingin mengambil segala sesuatu yang baik dan mengubahnya menjadi tujuan yang egois dan jahat.
Kita juga tidak dapat menahan apa pun di sana.
Kita harus memohon kepada Tuhan Yesus untuk mengirimkan Roh Kudus-Nya supaya kita dapat menanggung pergumulan dan bangkit dengan hati nurani yang baik yang utuh.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 1 September 2025
Tuhan Yesus, kami hanyalah manusia biasa, Engkau memilih kami untuk terlibat dalam kerajaanMu
Kami mohon kuatkanlah kami untuk berperan dalam membangun Kerajaan-Mu
Dan penuhi kami, peliharalah kami dengan belas kasih dan kuasaMu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
