Yohanes K. Sugiyarta
Injil Matius 13:47-53;
Saya kutip sebagian
Mat 13:47
"Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan.
Mat 13:48
Setelah penuh, pukat itupun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang.
Mat 13:49
Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar,
Mat 13:50
lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
----------
Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar
Saudaraku,
membicarakan tentang sorga, sama tidak nyamannya dengan membicarakan tentang neraka.
Dan saya selalu menghindari diajak bicara tentang sorga atau neraka.
Memang ada seorang kawan yang berkata: bukankah sudah digambarkan dalam Injil dengan sangat jelas?
Bagi saya bukan tentang gambaran surga atau neraka, namun saya lebih memilih untuk fokus dalam jalan menuju kekekalan.
Yaitu dengan cara selalu menyadari kelemahan saya sehingga saya tidak mudah lelah dan jatuh.
Tentunya diikuti dengan mata dan telinga yang selalu mengarah kepada Allah.
Saudaraku,
manusia diberikan kehendak bebas, jadi bebas memilih, dan setiap detik kita selalu dihadapkan pilihan.
Pilihan selalu dua, tidak lebih, misalnya: kiri-kanan, atas-bawah, baik-buruk, panas-dingin dan lainnya.
Tentang neraka yang digambarkan terdapat ratapan dan kertakan gigi, saya pahami dengan suatu kondisi ketidakhadiran Allah, jadi bukan tentang hukuman atau siksaan.
Dan kondisi itu bisa terjadi saat ini, saat kita masih hidup didunia ketika kita menolak kehadiran Allah.
Maka marilah kita jadikan Allah sebagai tujuan kita yang tertinggi dengan demikian setiap saat sadar akan kehadiran Allah.
Supaya hanya rahmat sorgawi dan kasih sejati yang menguasahi hati dan pikiran kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 1 Agustus 2019
Allah Bapa kami
Tanpa-Mu tidak ada sesuatu yang baik
Tanpa Engkau kami tidak memiliki apa-apa
Kami sadar yang ada saat ini semuanya akan binasa
Oleh karena itu ya Bapa
Kami mohon sadarkanlah kami dengan berbagai cara
Supaya Engkau ada dan berkuasa disetiap detik yang kami lalui
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 13:44-46;
Mat 13:44
"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.
Mat 13:45
Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah.
Mat 13:46
Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu."
------------
iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu
Saudaraku,
memang saya katolik, saya pengikut Tuhan Yesus dan saya percaya penuh kepada Tuhan Yesus untuk memperoleh keselamatan.
Namun saya sering bertanya kepada diri saya sendiri, apakah saya sudah benar-benar menyerahkan hidup saya kepada Tuhan Yesus.
Terutama saat saya cemas atau saat hati kesal oleh karena sesuatu.
Setiap pagi saya berdoa, Tuhan Yesus saya selalu ingin dekat dengan-Mu, melakukan perintah-Mu.
Tetapi sangat jarang saya berhasil melewati satu hari penuh dekat dengan Tuhan Yesus.
Hati dan pikiran saya jauh dengan Tuhan Yesus oleh karena berbagai macam hal-hal yang sebenarnya tidak perlu.
Misalnya ngomongin orang dengan tendensi buruk yang terkadang terkesan menghakimi.
Belum lagi ketika ada banyak pekerjaan yang diselesaikan, ingat Tuhan Yesus hanya saat doa makan siang.
Saudaraku,
ada orang hanya sampai menemukan Tuhan Yesus, tetapi tidak berani menjual semua miliknya supaya bisa memiliki Tuhan Yesus.
Mari saya ajak jujur kepada diri kita sendiri, apakah saya dan Saudara lebih menghargai hal-hal lain daripada menghargai Tuhan Yesus.
Begitu nafsunya kita dengan hal-hal duniawi.
Begitu gembiranya kita saat keinginan kita terpenuhi.
Begitu bosannya kita mengikuti misa kudus, bahkan cari gereja yang misanya cepat selesai.
Begitu terburu-burunya kita saat berdoa.
Dan lain sebagainya.
Saudaraku,
ada baiknya tidak cepat percaya dengan perasaan-perasaan yang timbul, apapun itu.
Cobalah tunggu sebentar saja, hampir pasti perasaan itu akan berubah lagi.
Sebab hampir setiap detik angin datang dan terkadang kita tidak mengerti darimana datangnya.
Dan angin itu selalu menimbulkan perasaan-perasaan yang setiap detik bisa berubah.
Maka marilah selalu mengarahkan perhatian kita hanya kepada Kritus, dari wajah Kristuslah kita akan melihat kemana kita akan melangkah.
Sehingga kita mampu membuat keputusan yang sesuai dengan kehendak Allah.
Dengan demikian kita milik Allah dan kita memiliki Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 31 Juli 2019
Allah Bapa kami
Engkau menjadikan kami anak-anak-Mu
Kami sangat berharga bagi-Mu
Namun seringkali kami justru meengotori diri dengan berbagai keinginan
Yang membuat kami berpaling dari-Mu
Ampunilah kami ya Bapa ampunilah kami
Kami datang bersujud dihadapan-Mu
Memohon pertolongan dan kesembuhan
Dan menyerahkan hidup kami dalam rahmat-Mu
Sehingga kami selalu sadar bahwa hidup kami ini adalah milik-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 13:36-43;
Saya kutip sebagian:
Mat 13:40
Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman.
Mat 13:41
Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.
Mat 13:42
Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.
Mat 13:43
Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"
---------
Orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam Kerajaan Bapa mereka
Saudaraku,
saya ajak kembali untuk bersyukur sebab kita punya mata untuk melihat dan telinga untuk mendengar hal kerajaan Allah.
Kita melihat orang lumpuh berjalan, orang buta melihat dan orang miskin diberikan kabar baik.
Dan tentunya bagi kita yang percaya kepada Tuhan Yesus juga ingin mengalami semua kebaikan itu.
Tetapi apakah kita selalu mengalami kebaikan Allah sesuai dengan harapan kita?
Bisa saja yang terjadi adalah hidup dalam pergumulan dengan berbagai masalah, lalu berteriak: dimanakah Engkau Tuhan??
Saudaraku,
sering terjadi kita mengalami dunia yang nampaknya sangat kacau, seolah-olah Allah hanya diam dan duduk di singgasana-Nya.
Tidaklah perlu menyalahkan siapapun atau mengutuk siapapun.
Sebab apabila kita setia kepada-Nya, tangan kita yang tidak bisa apa-apa dan pemgetahuan kita yang terbatas akan dipakainya untuk mengubah dunia.
Mari coba perhatikan orang-orang yang tercatat namanya di kitab suci adalah orang-orang biasa.
Satu hal yang pasti adalah mereka memiliki pertimbangan yang benar dan kabar baiknya pertimbangan-pertimbangan itu ada dalam diri kita.
Oleh karena itu ada baiknya kita selalu menempatkan pertimbangan-pertimbangan Allah diatas keinginan kita.
Dan pasti Allah akan membuat hidup kita bercahaya dan setiap orang yang melihat kita, akan melihat kasih dan kebaikan Allah.
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 30 Juli 2019
Ya Bapa
Kami masih perlu dilatih dalam banyak hal
Ajarilah kami tetap berteguh hati dan tetap membuka mata dan telinga kami kepada-Mu
Sebab seringkali apa yang disajikan oleh dunia membuat kami bimbang
Kami mohon Roh Kudus menjadi cahaya bagi hati dan pikiran kami
Sehingga kami lebih suka bersyukur daripada mengeluh
Dan lebih suka memuji daripada mengutuk
Dan semoga hidup kami mampu menjadi cahaya bagi setiap orang yang merindukan kasih-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 13:31-35;
Saya kutip sebagian:
Mat 13:31
Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya.
Mat 13:32
Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya."
Mat 13:33
Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya."
---------
Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi
Saudaraku,
ketika saya mengalami ketidaknyamanan, pikiran saya secara spontan mencari apa atau siapa yang salah.
Namun saya selalu tersadar dan ingat akan janji Tuhan, bahwa Tuhan memberikan yang terbaik bagi saya.
Lalu saya tetap menjalani ketidaknyamanan itu dan melihat diri sendiri apakah ada yang salah tidak lagi mencari siapa yang salah.
Sebab saya percaya Tuhan bekerja dalam hidup saya dan Ia selalu memberikan yang terbaik.
Dan saya tidak perlu mencari tahu bagimana Allah bekerja.
Yang bisa saya lakukan adalah mengerjakan bagian saya dan tidak menyakiti ataupun membuat rugi orang lain.
Saudaraku,
cara Allah tidak akan pernah terjangkau oleh pikiran manusia.
Seperti bagaimana ragi bisa membuat adonan tepung mengembang dan menjadi roti.
Maka mari saya ajak masuk dalam permenungan:
Apakah ada karya-karya saya dan Saudara yang patut dibanggakan?
Semua karya-karya kita atau pencapaian kita tidak akan terwujud jika kita kerjakan sendiri, tentunya selalu ada keterlibatan orang lain.
Jika demikian pantaskah kita bangga dengan apa yang kita peroleh?
Dan apakah ada sedikit saja alasan untuk sombong dengan perolehan itu?
Mari tetap menjaga kerendahan hati, sebab Allah-lah yang bekerja disaat kita tidur.
Maka kita akan memperoleh penghiburan sejati dalam setiap keadaan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 29 Juli 2019
Kami menghaturkan syukur kepada-Mu ya Bapa
Sebab Engkaulah yang bekerja dalam hidup kami
Kami percaya bahwa Engkau selalu memberikan yang terbaik bagi kami
Maka kami mohon ajarilah kami untuk rendah hati dan selalu mengucap syukur
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 11:1-13;
Saya kutip sebagian:
Luk 11:2
Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.
Luk 11:3
Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya
Luk 11:4
dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan."
--------
Luk 11:9
Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
Luk 11:10
Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan.
Luk 11:11
Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan?
Luk 11:12
Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?
Luk 11:13
Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."
---------
Jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya
Saudaraku,
dalam doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus, kita diajak menyadari bahwa kejahatan itu ada dan itu adalah kebenaran.
Dan kita mengetahui bahwa Allah tidak pernah menghendaki kejahatan, Ia hanya menginginkan yang baik.
Lalu apakah semua permintaan kita yang baik akan dikabulkan oleh Tuhan?
Saudaraku,
Tuhan memberikan kita Roh Kudus yang selalu menuntun hidup kita sehingga kita memiliki hati nurani yang bersih.
Sebab agar mampu membedakan mana yang hitam dan mana yang putih, mana yang berkenan dihadapan Allah dan mana yang tidak, hanya orang-orang yang memiliki hati nurani yang bersih.
Saudaraku,
hampir setiap detik, kita selalu dihadapakan 2 pilihan: putih atau hitam, baik atau buruk.
Oleh karena itu dibutuhkan semangat untuk selalu memperbaiki hubungan kita dengan Allah.
Supaya Allah memberikan lebih banyak pengetahuan surgawi.
Ketika hubungan dengan Allah tidak terputus, maka akan tumbuh kesadaran untuk memeriksa diri sendiri terus menerus, sehingga memiliki hati nurani yang bersih.
Seiring dengan pemeriksaan diri, Allah selalu memberikan pengetahuan baru menjadi pustaka rohani, sehingga semakin hari semakin nyata batas antara baik dan buruk, putih dan hitam.
Lalu Tuhan pun akan memberikan kekuatan sehingga kita berani dan tegas menolak segala yang jahat, yang tidak dikehendaki oleh Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 28 Juli 2019
Bersama Engkau segala sesuatu menjadi ringan
Terimakasih Ya Bapa
Engkau ada bersama kami sampai hari ini
Bahkan setiap hari Engkau membaharui hidup kami
Memberikan pengetahuan surgawi
Sehingga kami tidak akan tersesat
Terimakasih pula untuk rejeki yang kami terima
Dan kami mengetahui dan sadar bahwa Engkau mengajarkan kepada kami untuk memberi
Kami percaya Roh Kudus-Mu selalu membawa kami kepada kebaikan
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
