"Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

Yohanes K. Sugiyarta

Yohanes K. Sugiyarta

Injil Lukas 5:1-11;

Saya kutipkan sebagian:

Luk 5:4
Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."
Luk 5:5
Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga."
Luk 5:6
Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.
Luk 5:7
Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.
Luk 5:8
Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa."
-------

Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.

Saudaraku,
Petrus yang beberapa hari sebelumnya menyaksikan Tuhan Yesus yang menyembuhkan orang kerasukan setan dan menyembuhkan ibu mertuanya(Luk 4:33-38), ternyata tidak langsung percaya dan melakukan perintah Tuhan Yesus.
Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa.
Bagi saya itu cukup manusiawi.
Saya pun sering mengalami, bertahun-tahun mengalami penyertaan Tuhan, namun saat menghadapi kesulitan, seolah-olah tidak ada Tuhan disamping saya.
Muncul kekhawatiran dan ketakutan, lalu berusaha keluar dari kesulitan dengan cara saya sendiri.

Saudaraku,
Allah ingin menampilkan kuasa-Nya dan keagungan-Nya melalui hidup anak-anak-Nya.
Mari bersikap yang benar di hadapan-Nya dan bersama Allah melakukan segala yang baik.
Baik menurut Allah, bukan menurut kita.
Tanda-tandanya sangat mudah dan jelas, segala sesuatu yang hanya untuk memuaskan keinginan diri, itu bukan kehendak Allah.
Contoh hal kecil saja, ada kawan minta tolong, tetapi karena mager alias malas gerak, maka tidak mau menolongnya.
Mager adalah satu contoh sederhana terpenjara oleh keinginan diri.

Saudaraku,
Akuilah kekurangan dan kelemahan kita dihadapan Allah, lalu hidup dalam kehendak-Nya maka Allah akan menjadikan kita sempurna untuk mewujudkan rencana-Nya.
Kitapun seperti Petrus yang telah dipilih Allah.
_Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, *supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.(Yoh 15:16)
Maka perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kita hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif.
Janganlah bodoh atau pura-pura bodoh, tetapi berusahalah untuk mengerti mengerti kehendak Tuhan.(Bdk Ef 5:15-17)

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Minggu 10 Februari 2019

Allah Bapa kami
Jika kami berada dalam kesesakan
Engkau mempertahankan hidup kami
Engkau mengulurkan tangan-Mu
Dan tangan kanan-Mu menyelamatkan aku.

Engkau akan menyelesaikannya setiap persoalan kami
Engkau memberikan kekuatan saat kami mulai lemah
Ya Bapa Kasih setia-Mu untuk selama-lamanya
Kami mohon rahmat kekuatan-Mu
Supaya kami setia hidup dalam kehendak-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Markus 6:30-34;

Mrk 6:30
Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan.
Mrk 6:31
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!" Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat.
Mrk 6:32
Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi.
Mrk 6:33
Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka.
Mrk 6:34
Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.
--------

maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka

Saudaraku,
kita adalah Gereja, yang melanjutkan pelayanan Tuhan Yesus.
Pelayanan dengan hati yang tergerak oleh belas kasih.
Yang tidak membeda-bedakan satu dengan yang lainnya, dan tidak untuk mencari muka atau pujian.
Jujur saja kita akui bahwa setiap kali kita akan memberi, selalu memikirkan dengan banyak pertimbangan.
Untuk siapa dan selalu ada godaan kesombongan serta ingin ada pengakuan untuk keterlibatannya.

Saudaraku,
hidup orang kristiani adalah hidup oleh karena belas kasih Allah.
Tuhan Yesus mengajarkan dalam sabda bahagia:
Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.(Mat 5:7)
Jadi jika ada yang mengaku kristen tetapi *pelit* dan hanya memikirkan perutnya sendiri, perlu segera datang kepada Allah supaya *hatinya diubahkan*.
Allah melihat kita, hendaklah jangan mencoba mempermainkan-Nya.
Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. *Tetapi siapa yang tidak mempunyai*, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.(Mat 25:29)
Orang yang pelit selalu merasa kurang, berarti ia tidak mempunyai.

Saudaraku,
gengsi, kesombongan, takut susah, takut tidak bisa makan dapat membutakan mata kita terhadap belas kasih allah.
Kita punya Allah yang penuh dengan belas kasih, jika kita taat kepadanya, hidup kita tidak akan kekurangan.
Sebab Allah juga menghendaki kita menjadi saluran belas kasih.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Sabtu 9 Februari 2019

Kami mohon kepada-Mu ya Bapa yang mahakasih
Ajarilah kami untuk mengucap syukur
Ajarilah kami untuk hidup sederhana
Supaya kami terhindar dari jerat hawa nafsu
Supaya mata kami tidak buta terhadap penderitaan orang lain
Supaya hati kami penuh dengan belas kasih

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Markus 6:14-29;

Saya kutipkan sebagian:

Mrk 6:14
Raja Herodes juga mendengar tentang Yesus, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan: "Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia."
Mrk 6:15
Yang lain mengatakan: "Dia itu Elia!" Yang lain lagi mengatakan: "Dia itu seorang nabi sama seperti nabi-nabi yang dahulu."
Mrk 6:16
Waktu Herodes mendengar hal itu, ia berkata: "Bukan, dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi."
-------

dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi

Saudaraku,
selama bertahun-tahun saya kesulitan mengerti, sebuat saja makna teologis, tentang Herodes yang memenggal kepala Yohanes Pembaptis dalam Injil Markus pagi ini.
Yang paling menarik yang bisa saya pahami, Markus menempatkan Yohanes Pembaptis di awal Injilnya.
Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah._
Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu;
(Markus 1:1-2)
Lantas apa yang menarik bagi saya?
Sebagai seorang katolik yang percaya kepada Tuhan Yesus, saya harus mampu mendahului Tuhan Yesus.
Artinya hidup saya harus mampu untuk menjadi jalan bagi setiap orang agar sampai kepada Tuhan Yesus.
Saudara setuju atau tidak, tetapi nampaknya sebagai orang Kristen kita harus setuju.
Kenapa demikian?
Jika kita bisa menjadi jalan menuju kepada Kristus, secara otomatis kita juga sampai kepada Kristus.

Maka marilah kita mulai dari keluarga kita, ada banyak keluarga yang hanya kristen saat di gereja.
Saat di rumah berubah menjadi Herodes, masing-masing haus harga diri, haus kekuasaan, selalu menjadi raja, tidak ada yang mau memenggal egoisnya.
Demikian pula ditempat kerja atau dimanapun kita berada, kita harus selalu berusaha agar hidup kita bisa menjadi jalan menuju Kristus.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Jumat 8 Februari 2019

Allah Bapa kami
Terkadang kami tidak berani menghadapi inti permasalahan
Karena takut menyakiti diri sendiri

Bapa di sorga
Putra-Mu telah menderita bagi kami
Para martir dan orang-orang kudus-Mu pun telah meneladan Putra-Mu
Menjadi jalan bagi banyak orang sehingga sampai kepada kehidupan kekal dan sukacita surga

Kami mohon ya Bapa
Roh-Mu membentuk hidup kami
Supaya melalui hidup kami
Orang melihat damai dan sukacita surgawi

Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin

Injil Markus 6:7-13;

Mrk 6:7
Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat,
Mrk 6:8
dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, rotipun jangan, bekalpun jangan, uang dalam ikat pinggangpun jangan,
Mrk 6:9
boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju.
Mrk 6:10
Kata-Nya selanjutnya kepada mereka: "Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu.
Mrk 6:11
Dan kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka."
Mrk 6:12
Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat,
Mrk 6:13
dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.
--------

Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat

Saudaraku,
saya awali pagi ini dengan pertanyaan:
Siapakah yang berkuasa atas diri kita?
Orang lain atau diri kita sendiri?

Saudaraku,
semua orang mengetahui untuk melindungi telapak kaki dari kerikil atau batu yang tajam, dengan menggunakan alas kaki.
Hidup ini tidak selalu nyaman, ada kemungkinan terjadi hal-hal yang tak terduga, rencana tidak terwujud, kesulitan bahkan persoalan bisa saja datang tiba-tiba.
Ada orang yang menjadi sangat sensitif dan mudah marah, ada pula istilah senggol bacok.
Mari kita sadari bahwa:
Kita tidak punya kuasa sedikitpun, atas apa yang ada di luar diri kita.
Maka:
Bukan apa yang terjadi dalam diri kita yang kita pikirkan, tetapi bagaimana kita bereaksi/menyikapi hal itu.

Saudaraku,
Allah memberi kita kuasa atas roh-roh jahat.
Saya ulangi dengan kalimat lain: ada kuasa Allah dalam diri kita, untuk melawan kehendak jahat.
Supaya hidup kita menjadi kabar baik bagi dunia.

Saya mohon Saudaraku menjawab pertanyaan saya: Siapakah yang berkuasa atas diri Saudara?
Jika Saudara ingin marah, coba tahan 1 detik saja, ada damai dalam 1 detik yang sangat berharga dan menjadi kekuatan untuk menaklukan kemarahan dan kesombongan. 

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Kamis 7 Februari 2019

Allah Bapa kami
Cahaya kasih-Mu mampu menembus relung hati kami
Membersihkan kami dari keinginan yang jahat
Dan Roh Kudus menjadi kekuatan kami
Untuk hidup benar dalam kehendak-Mu
Engkau mengutus kami
Supaya hidup kami menjadi kabar sukacita
Kami serahkan hidup kami ya Bapa
Pakailah sesuai dengan rencana-Mu

Dan dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin

 

Injil Markus 6:1-6;

Saya kutipkan sebagian:

Mrk 6:2
Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya?
Mrk 6:3
Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia.
Mrk 6:4
Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya."
-------

Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?

Saudaraku,
tentunya kita semua setuju bahwa: kita membutuhkan orang lain.
Saya ajak Saudara untuk kembali mengingat kapan terakhir Saudara sangat-sangat memerlukan kehadiran atau mungkin pertolongan orang lain.
Lalu saya ajak Saudara untuk mengingat kembali, apakah Saudara juga pernah mengalami kondisi sangat-sangat membutuhkan pertolongan Allah.

Saudaraku,
kita semua pernah dan mungkin sering membutuhkan pertolongan orang lain.
Adakalanya orang lain mau membantu semaksimal mungkin apa yang ia bisa lakukan, namun kita sendiri yang terkdang justru membatasi pertolongan itu dengan berbagai alasan, salah satu nya yang terkadang disebut dengan istilah harga diri.
Terkadang ada kawan yang memberi saran untuk minta pertolongan ke teman lainya, tetapi tidak percaya bahwa teman itu bisa menolongnya.
Lalu pertanyaanya:
Bagaimana sikap kita saat memohon pertolongan Allah?
Apakah kita percaya 100% kepada-Nya?
Atau kita disibukkan oleh pemikiran kita sendiri?

Saudaraku,
mari arahkan mata kita, pikiran kita dan hati kita kepada Kristus.
Ijinkan Allah bekerja dalam hidup kita, jangan dibatasi oleh pemikiran kita yang sempit.
Pemikiran yang sempit justru membuat gelisah, takut dan putus asa.
Dan melihat hari depan dengan IMAN.

Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.


Doa Hari Rabu 6 Februari 2019

Perbuatan-Mu nyata dalam hidup kami
Dan Engkau nyatakan jalan-Mu dihadapan kami
Namun kami sering meragukan Engkau
Ampunilah kami ya Bapa

Bapa, ajarilah kami untuk selalu rendah hati
Dan hidup mengikuti rencana dan kehendak-Mu

Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin