Yohanes K. Sugiyarta
Injil Markus 16:15-18
Mrk 16:15
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
Mrk 16:16
Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.
Mrk 16:17
Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
Mrk 16:18
mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."
---------
Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk
Saudaraku,
Injil hari ini benar-benar membawa kita kepada ajaran inti, yaitu dalam kata “Injil,” yang berarti “Kabar Baik.”
Ajaran inti itu adalah bahwa kita tidak boleh hanya datang kepada Tuhan Yesus, tidak hanya mendengarkan Dia dan memperoleh pengampunan dan kesembuhkan, dibaptis dengan Roh Kudus-Nya dan setia hidup dalam hadirat-Nya.
Tidak, kata-kata terakhir Yesus kepada kita adalah untuk “Pergilah.”
Pergilah ke seluruh dunia dan beritakan Injil kepada semua bangsa.
Kita tidak perlu memikirkan hasilnya, hanya kesetiaan kita pada perintah, “Pergilah.”
Tuhan Yesus akan menyediakan apa yang kita butuhkan dan memberikan kata-kata yang kita ucapkan.
Saudaraku,
berdoalah selalu bagi ketekunanmu dalam memberitakan Injil.
Percayalah Tuhan Yesus akan melengkapimu dengan ini dan itu.
Dan berhati-hatilah dalam pergaulanmu, tetaplah dalam "kesadaran" bahwa kita adalah anak-anak Allah.
Supaya hidup kita mengilhami setiap orang dalam kehidupan kita, dengan kasih Allah.
Hindari keluh kesah dengan alasan apapun, dimanapun dan kepada siapapun.
Berkeluhkesahlah hanya kepada Tuhan Yesus, ingatlah Ia adalah Tuhan yang hidup.
Saudaraku,
sesungguhnya tidak ada sedikitpun alasan untuk tidak hidup dalam kegemberiaan didalam Kristus.
Oleh karena itu, disaat hidup kita terasa berat, datanglah kepada Tuhan Yesus.
Dan tetaplah setia hidup dalam ketekunan, percayalah bahwa Tuhan Yesus telah memilih kita untuk memberitakan Injil kepada semua makhluk.
Ia tidak akan pernah membiarkan kita sendirian.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 25 Januari 2025
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau memilih kami untuk menghadirkan belas kasih dan kuasa-Mu
Kami sungguh percaya Engkau tidak akan meninggalkan kami sendirian
Kami mohon ampunilah kami, jika Kau dapati kami kurang percaya
Dan kami mohon berilah kami keberanian dan kekuatan untuk setia berada dijalan-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 3:13-19;
Mrk 3:13
Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya.
Mrk 3:14
Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil
Mrk 3:15
dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.
Mrk 3:16
Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus,
Mrk 3:17
Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh,
Mrk 3:18
selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot,
Mrk 3:19
dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.
--------
Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil
Saudaraku,
Saya dan Saudara mungkin berpikir bahwa kita tidak cukup baik untuk menjadi salah satu murid Tuhan Yesus.
Namun jika kita perhatikan, murid-murid Tuhan Yesus adalah dari kelompok orang yang sangat beragam.
Kebanyakan hanya orang biasa, kita juga adalah orang-orang biasa yang telah dipilih Tuhan Yesus untuk mengikuti-Nya.
Kita juga adalah orang-orang yang Tuhan Yesus bicarakan ketika ia memerintahkan murid-muridNya untuk pergi ke seluruh dunia dan mewartakan Injil.
Bersyukurlah karena kita telah "dipilih dari dunia".
Maka kita harus menarik diri dari dunia untuk bersama Tuhan Yesus.
Mengarahkan telinga kita hanya mengarah kepada-Nya.
Dan hidup kita harus mengilhami setiap orang dalam kehidupan kita, dengan cinta kepada Allah.
Saudaraku,
sandarkanlah hati kita hanya kepada Tuhan Yesus, percayalah Ia akan mencurahkan rahmat berlimpah-limpah.
Jadilah milik-Nya, kita akan menikmati ketentramnan batin.
Tinggalkan segala bentuk keinginan yang menjadikan kita budak daging, kuasai diri dan serahakanlah semua keinginan kita kepadaNya.
Agar kita terlepas dari segala bentuk jerat cinta diri dan selalu berani untuk "mematikan diri".
Dan jagalah diri kita dengan sungguh-sungguh, sebab pada hari terakhir banyak orang yang memilih meninggalkan Tuhan Yesus.
Saudaraku,
berusahalah hidup sedemikian rupa sehingga kita dengan "sukarela mengabdi".
Supaya kita tetap "hidup dalam perintah".
Sehingga dalam keadaan apapun kita tetap hidup sebagai rasuil-rasul Kristus.
Dengan setia hidup mengabdi kepada-Nya
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Tuhan Yesus
Terimakasih Engkau tidak pernah meninggalkan kami sendirian
Dengan setia Engkau menuntun kami dan memberikan kekuatan supaya kami tetap hidup teguh dengan iman
Engkau menghendaki kami menjadi saksi-Mu dan supaya hidup kami menjadi perwujudan belas kasih-Mu
Maka kami mohon berilah kami rahmat kekuatan untuk hidup dalam ketaatan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Matius 13:1-9;
Mat 13:1
Pada hari itu keluarlah Yesus dari rumah itu dan duduk di tepi danau.
Mat 13:2
Maka datanglah orang banyak berbondong-bondong lalu mengerumuni Dia, sehingga Ia naik ke perahu dan duduk di situ, sedangkan orang banyak semuanya berdiri di pantai.
Mat 13:3
Dan Ia mengucapkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Kata-Nya: "Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.
Mat 13:4
Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.
Mat 13:5
Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.
Mat 13:6
Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.
Mat 13:7
Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.
Mat 13:8
Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.
Mat 13:9
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"
--------
Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!
Saudaraku,
dalam perumpamaan ini, Tuhan Yesus ingin membantu para murid-Nya untuk mengenali diri mereka sendiri di cermin.
Jelaslah bahwa penabur itu adalah diriNya sendiri.
Tuhan Yesus menyampaikan pesan tentang kerajaan, di mana Allah memerintah.
Pada zaman kita, gereja mencoba melakukan hal yang sama.
Sebagian orang mendengarkan, sementara yang lain tidak.
Saudaraku,
perumpamaan ini sangat mudah dimengerti.
Oleh karena itu, mari kita coba melihat diri kita sendiri, bagaimana kita menanggapi Sabda Tuhan.
Baptisan adalah sebuah permulaan.
Namun, masa depan iman kita tergantung bagaimana cara kita masing-masing "memberi tempat kepada Sabda Tuhan" dalam kehidupan kita.
Jadi mari kita asumsikan bahwa kita benar-benar ingin menjadi bagian dari rencana-Nya, bahwa kita ingin Sabda itu berakar dihidup kita dan tumbuh menjadi pokok anggur kedamaian, keadilan, dan pengampunan.
Tuhan Yesus memberi tahu kita bagaimana melakukannya dan lihatlah bahwa penabur menabur benih yang baik.
Jika diberikan kondisi yang tepat, semuanya bisa bertunas dan berbuah.
Panggilan-Nya adalah untuk semua orang, seperti benih yang ditaburkan di tanah.
Jadi marilah kita memeriksa diri kita sendiri.
Saudaraku,
kita tidak mungkin menyingkirkan atau menghindari hal-hal yang dapat "menghalangi benih untuk tumbuh".
Di sinilah tantangan hidup kita.
Perhatikan, pupuk kandang yang dibuang seseorang kepada kita. baunya busuk dan kotor.
Seperti pupuk kandang yang perlahan berubah menjadi kompos, jika kita membiarkan bakteri tanah dan cacing tanah melakukan tugasnya.
Demikian pula tantangan hidup untuk menyuburkan tanah jiwa kita, kita harus memberi kuasa kepada Roh Kudus melakukan tugasnya dengan tantangan-tantangan itu.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Tuhan Yesus
Kami telah membuka telinga kami untuk Sabda-Mu
Kami mohon ajarilah kami untuk mendengar
Dan berilah kami rehmat kekuatan untuk hidup taat kepada-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 3:1-6;
Mrk 3:1
Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya.
Mrk 3:2
Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.
Mrk 3:3
Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: "Mari, berdirilah di tengah!"
Mrk 3:4
Kemudian kata-Nya kepada mereka: "Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?" Tetapi mereka itu diam saja.
Mrk 3:5
Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu.
Mrk 3:6
Lalu keluarlah orang-orang Farisi dan segera bersekongkol dengan orang-orang Herodian untuk membunuh Dia.
-------
Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya
Saudaraku,
Tuhan Yesus berduka saat itu bukan hanya atas orang yang membutuhkan, tetapi juga atas kekerasan hati orang Farisi.
Tuhan Yesus benar-benar sedih. Ia sedih karena umat-Nya tidak memahami tujuan hukum Taurat.
Ia sedih karena umat-Nya mengabaikan kebutuhan orang lain.
Marahnya Tuhan Yesus mengajarkan kita, memberi kita pandangan yang unik, saat kita melakukan kesalahan, khususnya saat kita membuat pilihan yang menyakiti orang lain.
Karena kita telah dipilih untuk menghadirkan belas kasih dan kesembuhan.
Saudaraku,
kalau kita sungguh-sungguh percaya bahwa Tuhan Yesus mengasihi semua orang dan kalau kasih Tuhan Yesus itu hidup dalam hidup kita, kita pasti juga sedih "jika hidup kita jauh dari belas kasih".
Tuhan Tuhan Yesus pasti juga berdukacita melihat keadaan kita.
Dosa-dosa kita diampuni, kedamaian telah menggantikan kekhawatiran dan sukacita kini memenuhi hidup kita.
Jika kita ingin menunjukkan belas kasih kepada orang-orang dalam hidup kita, kita harus memberi tahu mereka melalui perbuatan kita.
Kita tidak harus memiliki semuanya, kasihi saja orang-orang dalam hidup kita.
Beri tahu mereka apa yang telah Tuhan Yesus lakukan untuk kita.
Itu tidak rumit dan kita tidak harus tahu segalanya.
Wujudkan saja apa yang telah Tuhan Yesus ajarkan kepada kita dan pengalaman hidup kita yang dicintai orang lain.
Dengarkan mereka, bantu mereka, sediakan kebutuhan mereka, ajari mereka tentang apa yang telah Tuhan Yesus lakukan untuk kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Tuhan Yesus
Engkau bukan hanya menuntun langkah kami, tetapi belas kasihMu selalu Engkau curahkan dalam hidup kami
Supaya hidup kami menjadi kabar baik dan menghadirkan belas kasih-Mu
Kami mohon ampunilah kami, jika hidup kami hanya mementingkan diri kami sendiri
Berilah kami rahmat kekuatan untuk mengalahkan segala bentuk cinta diri dan jauhkanlah kami dari segala bentuk ketakutan
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
Injil Markus 2:23-28;
Mrk 2:23
Pada suatu kali, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum.
Mrk 2:24
Maka kata orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?"
Mrk 2:25
Jawab-Nya kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan,
Mrk 2:26
bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar lalu makan roti sajian itu?yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam?dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutn
Mrk 2:27
Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat,
Mrk 2:28
jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat."
--------
Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?
Saudaraku,
di hari Sabat Tuhan Yesus beserta murid-murid-Nya berjalan melewati ladang gandum.
Mereka lapar sehingga mereka mulai memetik sebagian gandum dan memakannya.
Beberapa orang Farisi melihat hal ini dan mereka diangap melakukan pelanggaran atau penghinaan terhadap Allah.
Tuhan Yesus memberi tahu mereka bahwa manusia tidak diciptakan untuk hari Sabat, tetapi hari Sabat diciptakan untuk manusia.
Kemudian, Ia memberi tahu mereka bahwa Ia adalah Tuhan atas hari Sabat.
Saudaraku,
pengabdian kita bukan kepada sebuah buku, bukan pula kepada gedung gereja dan bukan pula kepada sesama umat paroki.
Kita memperoleh jati diri kita sebagai umat Katolik dari pengabdian kita kepada Tuhan atas hari Sabat, Tuhan atas kehidupan kita, Tuhan kita, Yesus Kristus.
Maka ditengah-tengah pekerjaan kita, ditengah-tengah kesibukan kita, kita perlu memperlambat langkah, kita perlu beristirahat dan membiarkan jiwa kita memuji dan memuliakan Allah.
Dan itu tidak "terpaku dengan hari".
Tetapi tentunya kita harus selalu membangun kesadaran bahwa "setiap hari adalah Hari Tuhan".
Supaya kita senantiasa selalu "hidup dalam kehadiran-Nya", sehingga tidak mudah disesatkan oleh berbagai macam hal.
Dan dalam keadaan apapun jiwa kita selalu memuji dan memuliakan Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa
Tuhan Yesus
Kami mohon bersihkanlah hati dan jiwa kami dari segala hirup pikuk duniawi
Doronglah kami untuk selau memuji dan memuliakan Engkau dalam aktivitas dan hidup kami sehari-hari
Sehingga dalam keadaan apapun, kami tetap setia hidup dalam belas kasih dan kuasa-Mu
Sebab Engkaulah Tuhan, pengantara kami,
Yang bersama dengan Bapa,
Dalam persatuan Roh Kudus,
Hidup dan berkuasa,
Allah, kini dan sepanjang masa
