Yohanes K. Sugiyarta
Injil Lukas 9:22-26;
Luk 9:22
Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."
Luk 9:23
Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.
Luk 9:24
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.
Luk 9:25
Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?
--------
Saudaraku,
ada dalam diri Tuhan Yesus Kristus yaitu sorga dan bumi, Allah dan manusia, daging dan roh, waktu dan kekekalan.
Sehingga kita yang percaya kepada-Nya dikaruniai penglihatan ilahi dan sangat pasti kita akan ditolak oleh dunia.
Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging--karena keduanya bertentangan--sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.(Gal 5:17)
dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.
Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat,
sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.
(Kol 1:20-22)
sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki, lebih mengutamakan kehendak Allah, inilah salib kita.
Dibenci tetap mengasihi.
Dicacimaki tetap tersenyum dan langsung memaafkan, dll.
Dan itulah salib yang membuka pintu sorga bagi kita.
Dalam salib itulah ada keselamatan.
Dalam salib itulah ada kedamaian.
Dalam salib itulah sumber kekuatan dan kebahagiaan.
Ia telah wafat di kayu salib untuk kita.
Marilah kita panggul salib dengan senang hati dan salib itulah yang akan membimbing kita kepada kebenaran dan hidup kekal.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 15 Februari 2018
Bapa di sorga
Engkau pasti memberikan kekuatan dari sorga
Sehingga kami mampu menaklukkan keinginan dunia
Tidak ada lagi sedikitpun rasa takut dan lelah
Apabila kami mengikuti kehendak-Mu
Kami mohon ya Bapa
Supaya kami selalu menyadari salib-Mu itu
Salib yang akan membawa kami kepada-Mu
Yang menyatakan Kebenaran dan membawa kami ke dalam kehidupan yang kekal
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Matius 6:1-6, 16-18;
Saya kutipkan sebagian:
Mat 6:1
"Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.
Mat 6:2
Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:3
Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.
Mat 6:4
Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
Mat 6:5
"Dan apabila kamu berdoa, janganlah berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya, supaya mereka dilihat orang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:6
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.
--------
Mat 6:16
"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
--------
Adakah diantara kita yang tidak bisa mengenali buah jeruk apabila telah dikupas kulitnya?
Atau adakah diantara kita yang tidak bisa mengenali buah duren yang telah dikupas kulitnya?
Atau adakah diantara kita yang tidak bisa mengenali pohon dari buahnya?
Kewajiban agama adalah salah satu cara olah rohani yang tujuannya supaya menghasilkan buah-buah rohani.
Tidak perlu berteriak atau bahasa zaman now di-viral-kan, bagaimana kita malaksanakan kewajiban agama.
Jika benar-benar dari Allah, maka pasti berbuah kebaikan.
Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.(Mat 7:20)
Saudaraku, hari ini kita merayakan Hari Rabu Abu, kita diajak untuk menyadari bahwa kita membutuhkan pertolongan Allah,
dalam setiap usaha kita supaya berbuah, yaitu buah-buah kasih.
Dan kabar baik-nya adalah bahwa kita memiliki Allah yang lebih dulu mendatangi kita dan akan menyertai kita sampai akhir zaman.
Maka marilah kita memohon pertolongan kepada-Nya supaya kita tegas menjauhi dosa.
Saya yakin kita semua mampu mengenali dosa-dosa kita, maka marilah kita memohon kepada Allah supaya memberikan rahmat dan kekuatan sehingga mampu merubah energi yang mungkin selama ini digunakan untuk berbuat dosa diubahkan menjadi energi untuk beribadah.
Berlatih setiap hari bahkan setiap saat, menyelidiki dan mengatur setiap perbuatan kita, baik lahir ataupun batin.
Berlatih menghindari segala sesuatu yang menjauhkan dari doa.
Sehingga kehidupan rohani kita selalu bertumbuh dalam kasih Allah.
Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.(Yoh 15:8)
Taklukanlah keinginan diri sejak dari awal, sebelum keinginan itu berkuasa atas hidup kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Rabu 14 Februari 2018
Bapa di sorga
Kami mohon ajarilah kami semakin rendah hati dan tunduk kepada-Mu
Tidak mudah percaya dengan perkataan dan dorongan dari dalam diri
Dan dengan tenang menyikapi segala sesuatu
Sehingga kehendak-Mu lah yang terjadi dalam hidup kami
Engkau yang selalu melihat batin kami
Kami bersandar hanya kepada-Mu
Jauhkanlah kami dari keinginan mencari penghargaan diri
Lebih mengutamakan pertimbangan-pertimbangan dan kebijaksanaan dari pada-Mu
Yang menjadi penuntun langkah kami
Sehingga hidup kami berbuah kasih yang melimpah
Dan kasih dan kebaikan-Mu semakin dirasakan oleh banyak orang
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 8:14-21;
Saya kutipkan sebagian:
Mrk 8:14
Kemudian ternyata murid-murid Yesus lupa membawa roti, hanya sebuah saja yang ada pada mereka dalam perahu.
Mrk 8:15
Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."
-----------
Saudaraku, marilah kita selalu menjaga hati kita dengan penuh kesadaran yang kuat dan teguh berakar dalam Firman Tuhan.
Hati-hati dengan pendapat atau pertimbangan orang lain.
Yang secara langsung kita dengar ataupun melalui media sosial.
Di zaman ini hampir-hampir kita tidak bisa membendung segala macam informasi, berita dan konten apapun.
Bahkan banyak lelucon-lelucon yang mungkin lucu namun konteks yang dibuat lucu adalah hal-hal negatif.
Sesegera mungkin buanglah supaya tidak mengotori pustaka hidup kita.
Juga begitu banyak opini yang secara implisit mengundang kita untuk mengadili atau menghakimi orang lain.
Hendaklah kita jangan ikut berkomentar.
Saya memilih untuk dianggap bodoh atau kudet(kurang update) dan menahan diri supaya tidak terlibat dalam pembicaraan yang tidak penting.
Sebab segala sesuatu yang kita dengar dan kita lihat sangat mungkin menjadi pengikat hati.
Hendaklah tidak memandang remeh segala hal dengan berkata aku kuat, lebih baik dari awal menghindari hal-hal yang tidak perlu.
Saudaraku, penuhilah pustaka hidup dengan Firman Tuhan, dan dengan segala kebaikan-Nya.
Berusaha dengan rajin, dimanapun dan apapun yang kita kerjakan, melakukannya dengan sadar dan menguasai diri sepenuhnya.
Supaya kita tidak dikuasai keadaan atau pekerjaan, yang lalu kita akan diperbudak olehnya.
Dan hindari memandang segala sesuatu hanya dari kulitnya saja dan dengan mata jasmani saja.
Untuk makan buah jeruk kita harus mengupas kulitnya.
Maka janganlah mudah percaya dengan pandangan lahiriah, supaya kita tidak mudah terikat oleh hal-hal yang fana.
Namun marilah kita rajin mendekatkan diri kepada Allah dengan berbagai macam cara.
Sehingga mata rohani kita menjadi tajam, dan dengan mudah memotong pengaruh-pengaruh buruk yang datang setiap saat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Selasa 13 Februari 2018
Allah Bapa di dalam sorga
Kami selalu memohon pertimbangan-Mu
Dan memohon terang Roh Kudus-Mu
Supaya kami tidak terburu-buru dalam segala hal
Siang malam musuh menebarkan jala dengan godaan-godaan
Memasang rintangan-rintangan dan jebakan-jebakan
Kami mohon rahmat-Mu ya Bapa
Rahmat-Mu yang menjadi kekuatan kami untuk sadar dan tetap berjaga-jaga dan berdoa
Sehingga kami tidak jatuh dalam pencobaan
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 8:11-13;
Mrk 8:11
Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.
Mrk 8:12
Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda."
Mrk 8:13
Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.
--------
Realitas di bumi ini ada:
Panas - Dingin
Kiri - Kanan
Baik - Buruk
Atas - Bawah
Damai - Rusuh
Damai - Konflik
Damai - Pertikaian
Damai - Permusuhan
Damai - Perang
Damai - Kekacauan
Dan lain sebagainya..
Ternyata banyak sekali ditemukan lawan kata damai.
Apakah manusia di bumi ini tidak suka damai?
Lihatlah selalu ada orang atau kelompok yang mengusik kedamaian dengan berbagai latar belakang dan kepentingan.
Lalu apakah dengan demikian membawa damai di bumi ini adalah sebuah usaha yang membutuhkan banyak energi?
Orang farisi datang kepada Tuhan Yesus seolah-olah menguji kasih dan damai yang dibawa oleh Tuhan kita Yesus Kristus.
Dengan berbagai cara termasuk meminta tanda.
Segala kebaikan yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus, menyembuhkan orang sakit, menghidupkan orang mati, memberi makan ribuan orang,
tak mampu membuka mata orang farisi untuk melihat damai dan kasih Allah.
Kondisi ini juga akan terjadi bagi kita anak-anak-Nya.
Namun marilah kita tetap membawa kasih dan kebaikan kepada semua orang, karena itulah tanggung-jawab dan tugas kita sebagai anak-anak-Nya.
Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.
Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.
Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.
Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.
Tidak ada seorangpun yang pernah melihat Allah. Jika kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.
(1 Yoh 4:8-12)
Hidup dalam kasih Allah selalu ada godaan dan perlawanan, secara individu ataupun Gereja.
Ada banyak sekali farisi-farisi modern, yang berada di dalam ataupun di luar komunitas Kristen.
Maka marilah kita memohon Roh Kudus untuk selalu menyertai dan memberikan kekuatan kepada kita supaya kita mampu hidup dengan menjaga ketaatan iman.
Sehingga selama hidup kita di bumi ini tetap kuat dan konsisten dalam menghadirkan kasih Allah.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 12 Februari 2018
Bapa di sorga
Kami mohon pancarkanlah cahaya kasih-Mu
Sampai menembus hati kami sedalam-dalamnya
Sehingga memberikan semangat kepada kami
Dan dengan segala daya upaya
Supaya kamipun penuh semangat
Menghadirkan kasih dan kebaikan-Mu dalam hidup kami
Engkaulah yang berkuasa atas langit dan bumi
Kami mohon kuasa-Mu nyata dalam hidup kami
Untuk kami dapat mengalahkan segala godaan
Yang menjauhkan kami dari kasih-Mu
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 1:40-45
Saya kutipkan sebagian:
Mrk 1:40
Seorang yang sakit kusta datang kepada Yesus, dan sambil berlutut di hadapan-Nya ia memohon bantuan-Nya, katanya: "Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku."
Mrk 1:41
Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata kepadanya: "Aku mau, jadilah engkau tahir."
Mrk 1:42
Seketika itu juga lenyaplah penyakit kusta orang itu, dan ia menjadi tahir.
--------
Jika seorang sakit dan datang kepada dokter, maka dokter akan memeriksa sakitnya lalu memberikan resep obat.
Apabila seorang dokter melihat seseorang yang jatuh kedalam lobang dan minta pertolongan, apakah lalu menuliskan resep dan melemparkan kertas resep tersebut kedalam lobang?
Ada banyak orang yang membutuhkan kebaikan kita, membutuhkan keterlibatan kita.
Mulai dari keluarga kita sendiri lalu kepada semua orang.
Tuhan Yesus ingin kita semua mewujudkan kasih di dunia ini.
Bukan hanya menuliskan resep lalu melemparkannya, namun ikut masuk kedalam lobang supaya setiap orang mengalami kebaikan Tuhan.
Cara terbaik meringankan beban adalah terlibat berbagi bersama.
Belum lah cukup hanya berkata kasihan, hanya menunjukkan empati atau bahkan tidak cukup hanya memberikan uang/sumbangan.
Kalau Engkau mau, Engkau dapat mentahirkan aku
Tahir artinya: bersih; suci; murni;
Tuhan kita Yesus Kristus bukan Tuhan yang hanya memberikan resep.
Harus begini, begitu, tidak melakukan ini, tidak melakukan itu, tidak makan ini, tidak makan itu, dll.
Dan bukan pula yang hanya menyembuhkan penyakit.
Namun Tuhan yang sanggup menjadikan tahir, dengan hadir dan terlibat dalam kehidupan kita.
Supaya kita memiliki hati nurani yang bersih dan lalu akan memperoleh kedamaian hidup.
Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.(Mat 5:8)
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 11 Februari 2018
Syukur kami haturkan kepada-Mu ya Bapa
Engkau selalu ada bersama kami
Sangat dekat dengan kami
Merasakan yang kami rasakan
Tidak memerintah
Namun Engkau bersama-sama terlibat dalam hidup kami
Bapa di sorga
Segala hal yang kami miliki hanya mampu membuat bahagia
Namun tidak mampu membuat hidup kami menjadi kudus
Untuk itu kami mohon ya Bapa
Rahmat-Mu selalu menjadi kekuatan kepada kami
Supaya kami selalu mengusahakan kekudusan
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
