Yohanes K. Sugiyarta
Injil Markus 6:53-56;
Mrk 6:53
Setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ.
Mrk 6:54
Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus.
Mrk 6:55
Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada.
Mrk 6:56
Ke manapun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.
--------
Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus
Pertanyaannya:
Apakah kita mengenal Yesus?
Jika kita memang mengenal Tuhan Yesus pastinya kita semua *SEHAT*, sebab Ia adalah *Penyembuh*.
Syarat sehat dalam Tuhan Yesus adalah:
Mengasihi Tuhan
Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.(Mat 22:37)
Mengasihi sesama
Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.(Mat 22:39)
Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia,(Mzm 37:3)
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.(Rm 12:2)
berubahlah oleh pembaharuan budimu
Apabila kita mengenal Tuhan Yesus, maka selalu memiliki semangat untuk meperbaiki diri terus-menerus dan melakukan kebaikan setiap hari.
Setiap contoh perbuatan baik kita gunakan sebagai cambuk untuk kemajuan dalam perkembangan kehidupan rohani.
Dan hendaklah jangan *mencela* setiap perbuatan yang tidak baik, cukuplah kita jadikan parameter untuk diri sendiri supaya kita sendiri tidak melakukannya.
Demikian pula orang lain memperhatikan perbuatan kita.
Jika kita setiap hari menampilkan kebaikan Allah, maka kita akan menjadi penyembuh.
Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;_
tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.(Mzm 37:25-26)
Saudaraku, marilah kita waspada terhadap diri sendiri.
Menjaga ucapan dan perbuatan kita, sebab kita adalah anak-anak Allah.
Allah yang memberi kesembuhan.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Senin 5 Februari 2018
Pagi ini kembali kami mengucap syukur kepada-Mu ya Bapa
Atas segala kembaikan-Mu yang ada dalam hidup kami
Kami awali hidup kami pagi ini
Dengan memohon rahmat-Mu
Supaya dalam mengawali hari-hari kami
Kami memiliki keberanian untuk berbuat baik
Dan kami mohon Roh Kudus-Mu
Memberikan semangat kepada kami
Untuk berani melakukan perbaikan diri terus menerus
Sehingga hidp kami semakin sehat dihadapan-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 1:29-39;
Saya kutipkan sebagian:
Mrk 1:32
Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan.
Mrk 1:33
Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu.
Mrk 1:34
Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia.
Mrk 1:35
Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
--------
Waktu untuk manusia atau manusia untuk waktu?
Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah--sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.(Mzm 127:2)
Saudaraku, siapakah kita ini, sehingga kita dipilih menjadi anak-anakNya?
Mata kita dibuat-Nya melihat, telinga kita dibuatnya mendengar, sehingga mulut kita memanggil BAPA.
Ia mengunjungi kita dengan penuh kasih dan keajaiban.
Kedatangan-Nya mengagumkan.
Cinta kasih-Nya tak terukur yang dilimpahkan kepada kita.
Apa yang telah kita persembahkan, sebagai ucapan syukur atas segala kebaikan-Nya itu?
Berdoa bukanlah ritual.
Berdoa bukan berasal dari dorongan kewajiban.
Berdoa karena kita semua merindukan sentuhan kasih-Nya.
Menyatu dengan Allah supaya hati dan pikiran dibersihkan dari keinginan-keinginan yang menyesatkan.
Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu.(Bdk. Yes 60:2)
Saudaraku, marilah dengan segenap hati menyerahkan hidup kita kepada Allah.
Janganlah buang-buang waktu hanya untuk mengejar segala hal menurut kesenangan dan keinginan diri.
Kasih dan keajaiban-Nya telah disediakan untuk kita.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Minggu 4 Februari 2018
Dengan hidup yang berkenan kepada-Mu
Kami persembahkan syukur untuk kebaikan-Mu
Tak henti-hentinya Engkau mengasihi kami
Engkau menyediakan segala hal yang baru dalam hidup kami
Bapa di sorga
Kami mohon Roh Kudus-Mu
Mengajar kami setiap hari
Kasih-Mu mencukupkan kerinduan kami
Dan Firman-Mu selalu menerangi langkah kaki kami
Kebijaksanaan-Mu menetap dalam hati kami
Dengan pengantaraan Kristus dan bersama Dia dalam persekutuan dengan Roh Kudus
Kami memuliakan Dikau Allah Bapa yang Mahakuasa
Segala hormat dan kemuliaan kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 6:30-34;
Mrk 6:30
Kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan.
Mrk 6:31
Lalu Ia berkata kepada mereka: "Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!" Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat.
Mrk 6:32
Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi.
Mrk 6:33
Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka.
Mrk 6:34
Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.
--------
orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka
Saudaraku, setiap saat kita harus selalu menyadari bahwa: model hidup kita dilihat orang lain.
Bagi para orang tua, akan dilihat oleh anak-anaknya.
Bagi yang memiliki jabatan pempimpin di tempat kerja, dilihat bawahannya.
Dalam pergaulan, kita dilihat oleh sahabat dan kawan-kawan kita.
Maka dengan demikian kita sebagai anak-anak Allah, tetap sadar mengusahakan hidup yang meng-konfirmasi kebaikan dan kasih Allah.
Bukankah kita telah diberi penglihatan rohani oleh Allah?
Bukankah kita telah menerima penghiburan dari Allah?
Bukankah kita telah merasakan kasih dan kebaikan Allah?
Masihkah kita marah dan mengumpat, jika tiba-tiba ada orang yang berkendara semaunya dijalan?
Masihkah kita berkeluh kesah saat menghadapi kesulitan?
Masihkan kita selalu ingin menang sendiri dan suka memerintah?
Masihkah kita mencari pengiburan dan kesenangan dunia?
Saudaraku, marilah kita selalu memohon rahmat Allah supaya diberikan kekuatan agar hidup kita setia dan teguh dijalan-Nya.
Menghadirkan jalan kebenaran Allah, dan memiliki kesadaran dan kepedulian supaya tidak membuat orang lain tersesat.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Sabtu 3 Januari 2018
Bapa di dalam sorga
Engkau mengasihiku dan selalu menjadi penolongku
Engkau menuntun aku sehingga kami tidak tersesat
Puji dan syukur kami haturkan kepada-Mu
Saat kami bawa hidup kami kepada-Mu ya Bapa
Engkau menempatkan kami diatas gunung yang kokoh
Supaya setiap orang yang melihat karya-Mu dalam hidup kami
Memuji dan memuliakan nama-Mu
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Lukas 2:22-40;
Saya kutipkan sebagian:
Luk 2:25
Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya,
Luk 2:26
dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.
Luk 2:27
Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat,
Luk 2:28
ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya:
Luk 2:29
"Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu,
Luk 2:30
sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu,
Luk 2:31
yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa,
Luk 2:32
yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel."
--------
Keluarga yang digerakkan oleh Roh Kudus dan dipimpin oleh Firman Tuhan
Saudaraku, keluarga ibarat perahu. sebab rawan terhadap goncangan, yang berasal dari dalam perahu ataupun dari luar perahu dan rawan kehilangan arah.
Keluarga Kristen adalah keluarga yang dibentuk oleh Allah.
Supaya menjadi perahu kedamaian yang membawa kabar baik yang digerakkan oleh Roh Kudus dan Firman Tuhan menjadi pemandu arahnya,
Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan.
Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia.
Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.
Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.
(Kol 3:18-21)
Keluarga adalah guru iman dan moral bagi anak.
Keluarga Kristen harus memancarkan kasih Kristus di masyarakat.
Supaya setiap orang melihat keselamatan yang telah disediakan oleh Allah bagi segala bangsa.
Saudaraku, masing-masing pribadi, anggota keluarga memiliki tanggung jawab agar perahu tidak goncang.
Dan menjaga air tidak masuk ke dalam perahu.
Dengan bijaksana menyaring segala sesuatu dari luar agar tidak masuk kedalam perahu.
Hidup di dunia ini tidak terlepas dari godaan dan kesulitan.
Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan?(Ayb 7:1)
Maka marilah kita selalu waspada dan berjaga-jaga.
Tak ada seorangpun bahkan orang suci sekalipun tidak pernah digoda.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Jumat 2 Februari 2018
Bapa di dalam sorga
Siapakah manusia itu sehingga Engkau anggap agung dan Engkau perhatikan?
Engkau datangi setiap pagi dan Engkau uji setiap saat
Engkaupun mengampuni dosa-dosa kami
Bapa di dalam sorga
Ucapan syukur dan terimakasih kami persembahkan kepada-Mu
Engkau mengasihi kami dan memberi teladan kepada kami melalui Putera-Mu Tuhan kami Yesus Kristus
Kami mohon ya Bapa
Roh Kudus-Mu menjadi sumber gerak langkah hidup kami
Rahmat-Mu selalu mengalir setiap hari
Dan Firman-Mu menjadi penuntun langkah kami
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
Injil Markus 6:7-13
Mrk 6:7
Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat,
Mrk 6:8
dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, rotipun jangan, bekalpun jangan, uang dalam ikat pinggangpun jangan,
Mrk 6:9
boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju.
Mrk 6:10
Kata-Nya selanjutnya kepada mereka: "Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu.
Mrk 6:11
Dan kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka."
Mrk 6:12
Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat,
Mrk 6:13
dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.
--------
Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat
Selama masih hidup, kita membutuhkan pertobatan terus menerus.
Sebagai anak-anak Allah kita adalah saksi-saksi Kritus.
Maka hidup kita adalah warta pertobatan.
Kabel serat optik(fiber optic) seperti selang atau sedotan yang dinding bagian dalamnya cermin.
Seperti air yang dalirkan melalui selang, sinar laser dialirkan melalui selang yang berdinding cermin supaya sinar laser mencapai jarak yang jauh.
Hidup anak-anak Allah selalu mengusahakan menjadi cermin akan kasih dan kebenaran Allah.
Satu orang, dua orang, tiga orang, empat orang dan seterusnya menjadi dinding-dinding cermin sabda Tuhan sehingga menjadi Gereja yang membawa kabar baik sampai ke ujung bumi.
Oleh sebab itu masing-masing pribadi selalu mengusahakan pertobatan terus menerus..
Supaya tidak terombang-ambing antara khawatir dan berharap.
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.(Rm 12:2)
Saudaraku, marilah kita terus menerus mengejar yang baik dan yang memang benar-benar kita butuhkan.
Dengan cara yang sederhana yaitu berusaha menghindari segala sesuatu yang kita tidak suka pada orang lain.
Terpujilah Allah sekarang dan selama-lamanya.. Amin.
Bersyukurlah kepada Tuhan karena baiklah Dia.
Doa Hari Kamis 1 Februari 2018
Alangkah bahagianya saat kami memuji Engkau ya Bapa
Kedamaian kami rasakan saat kami berlutut di kaki-Mu
Setiap hari kami membutuhkan Engkau
Membutuhkan kasih-Mu
Supaya hidup kami selalu membawa kebaikan-Mu
Bapa di dalam sorga
Jadikanlah hidup kami warta kebenaran-Mu
Kami mohon rahmat dan kekuatan Roh Kudus-Mu
Menjadi sumber pengharapan
Dalam setiap usaha kami mengusahakan kebaikan
Terpujilah Engkau ya Bapa
Kini dan sepanjang segala masa
Amin
